Berbeda dengan kitab tafsir umum yang menjelaskan seluruh ayat dari Al-Fatihah hingga An-Nas secara kata-per-kata, Ibnu al-Arabi menggunakan metode tematik-analitis khusus (tahlili) yang berfokus hanya pada hukum Islam: Sistematika Per-Surah: Penulis menyisir Al-Qur'an surah demi surah. Di awal setiap surah, ia menyatakan jumlah ayat hukum yang terkandung di dalamnya (misalnya: "Surah ini memil…
Berbeda dengan kitab tafsir umum yang menjelaskan seluruh ayat dari Al-Fatihah hingga An-Nas secara kata-per-kata, Ibnu al-Arabi menggunakan metode tematik-analitis khusus (tahlili) yang berfokus hanya pada hukum Islam: Sistematika Per-Surah: Penulis menyisir Al-Qur'an surah demi surah. Di awal setiap surah, ia menyatakan jumlah ayat hukum yang terkandung di dalamnya (misalnya: "Surah ini memil…
Berbeda dengan kitab tafsir umum yang menjelaskan seluruh ayat dari Al-Fatihah hingga An-Nas secara kata-per-kata, Ibnu al-Arabi menggunakan metode tematik-analitis khusus (tahlili) yang berfokus hanya pada hukum Islam: Sistematika Per-Surah: Penulis menyisir Al-Qur'an surah demi surah. Di awal setiap surah, ia menyatakan jumlah ayat hukum yang terkandung di dalamnya (misalnya: "Surah ini memil…